apah ajah lah...

apah ajah lah...
player sejati...^_^

Senin, 27 September 2010

permasalahan kb dalam masyarakat

Masalah kependudukan di Indonesia akhir”ini mendapatkan sorotan karena adanya indikasi yaitu terjadii perlambatan penurunan laju pertumbuhan penduduk,,penurunan kualitas penduduk,,serta makin tak terarahnya laju pertumbuhan penduduk..sampai dengan 2015 pertahunnya ya kira” Indonesia akan bertambah penduduknya 4 juta jiwa pertahun..sama saja dengan jumlah penduduk di negarra tetangga yg sekarang jumlahnya hanya 4 juta jiwa atau lebih…

Indonesia masih beruntung,,soalnya rata-rata pertumbuhan penduduknya pertahun dapat di turunkan selama tiga dasawarsa akhir-akhir ini..Rata-rata pertumbuhan penduduk di Indonesia dari tahun 1961-1971 itu 2,1%,,lalu naik sampai 2,33% dalam kurun waktu 10 tahun kemudian..selanjutnya menurun dari tahun 1980-1990 dan turun lagi menjadi 1,48% dalam kurun waktu 1990-2000,,saat ini di perkirakan penduduk Indonesia angka pertumbuhannya 1,3% pertahunnya…

penurunan angka pertumbuhan penduduk itu karena terkendalinya angka fertilitas program kb selama 3 dasawarsa berhasil menurunkan angka kelahiran di 1970'an dari 5,6 jadi 2,6 perwanita pada tahun 2002-03,,keberhasilan tersebut di karenakan keberhasilan pasangan usia subur yang menggunakan kontrasepsi,,yang di barengi dengan peningkatan pendidikan,,penghasilan,,status gizi,,juga kesehatan penduduk,,terutama perempuan...

Pada tahun 2015 penduduk Indonesia di proyeksikan oleh bps itu 248,2 juta jiwa,,,jika Indonesia belum bias memproyeksikan angka kelahiran maka penduduk Indonesia di proyeksika dari tahun 2015-2050 mencapai 256,7-335,2 juta jiwa..suatu angka yg cukup besar dan perlu daya dukung ekonomi yg besar juga…

Setiap tahun,,karena berbagai sebab,,tak kurang dari 15700 wanita meninggal dunia setelah melahirkan,,angka kematian bayi IMR(infant mortality rates)di perkirakan masih sekitar 35 per 1000 kelahiran hidup,,sementara itu angka kematian ibu melahirkan masih cukup tinggi meskipun telah bergeser dari angka 309 menjadi 230 per 100.000 kelahiran hidup sejak hamper 10 tahun terakhir ini…

Apa yang perlu di lakukan???
Tak heran kalau presiden SBY pada berbagai kesempatan menyatakan keprihatinannya agar semua pihak melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup penduduk Indonesia termasuk revitalitas program kb nasional..semua ini di maksudkan agar kebijakan dan upaya yang di lakukan dapat semakin maksimal dalam menurunkan laju pertumbuhan penduduk,,meningkatkan kualitas penduduk,,dan mengendalikan mobilitas internal dan internasional secara terencana juga serius

Untuk itu di perlukan komitmen politis yang tinggi dari semua pihak,,baik pemerintah,,legislative,,serta sector swasta dan lsm..komitmen politis terhadap masalah” kependudukan adalah langkah kunci dalam revitalisasi kembali pembangunan kependudukan ya termasuk KB di Indonesia…

Kita telah menyatakan komit untuk ikut mensukseskan sasaran yang telah di sepakati bersama dengan rencana pembangunan jangka menengah(RPJM)…tugas kita itu memang berat,,kesemua itu emang perlu kerja berat dan perlu wawasan,,kearifan,,juga ketulusan dari hati kita semua…baik mereka yang berada di pemerintahan maupun masyarakat…sekali lagi,,di perlukan berbagai fikiran yang bias membantu memecahkan berbagai persoalan” dan bahan” perencanaan dan kebijaksanaan pembangunan,,khususnya di bidang kependudukan,,kb dan pembangunan berkelanjutan…

Mudah”an tulisan nii bias di respon para masyarakat agar tersadar bahwa semakin kecil jumlah penduduk maka semakin banyak peluang ddalam sector persaingan ekonomi serta dapat menjadi dukungan sebaga akselerasi pembangunan kependudukan dan KB di Indonesia…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar